BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Keberadaan organisasi ( organization ) sebenarnya setua sejarah manusia di muka bumi ini. Sepanjang hidupnya manusia telah menggabungkan diri dengan orang lain untuk tujuan bersama, baik tujuan yang berbentuk tunggal (single goals ) maupun tujuan ganda ( multiple goals ). Tujuan organisasi juga direalisasikan baik tujuan yang berjangka pendek maupun yang berjangka panjang.
Organisasi merupakan hal yang penting juga setelah perencanaan, karena suatu rencana tidak akan dapat berjalan sesuai dengan target jika tidak adanya suatu organisasi yang menangani.Berdasarkan Nickles dan Mc Hugh dan Mc Hugh ( 1997 )terdiri ada 4 bagian yaitu : perencanaan, pengorganisasian, pengimplementasian, dan pengendalian. Ini menunjukkan bahwa organisasi adalah alat untuk menjalankan suatu rencana dalam memecahkan masalah dan untuk mencapai target yang ingin dicapai.
1.2 Pengertian Manajemen
Manajemen berasal dari kata management (Bahasa Inggris), berasal dari kata “to manage” yang artinya mengurus. Sehingga manajemen dapat diartikan bagaimana cara mengatur, membimbing dan memimpin semua orang yang menjadi bawahannya agar usaha yang sedang dikerjakan dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Manajemen adalah ilmu dan seni perencanaan pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian dan pengawasan sumber daya manusia dan alam, terutama sumber daya manusia untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan.
Prinsip manajemen adalah pedoman kerja yang bersifat pokok yang tidak boleh diabaikan oleh setiap manajer/pimpinan. Dalam prakteknya harus diusahakan agar prinsip-prinsip manajemen ini sebaiknya tidak kaku, melainkan harus luwes, yaitu bisa saja diubah-ubah sesuai dengan kebutuhan. Prinsip-prinsip manajemen terdiri atas :
1. Pembagian kerja yang berimbang
Dalam membagi-bagikan tugas dan jenisnya kepada semua kerabat kerja, seorang manajer hendaknya bersifat adil, yaitu harus bersikap sama baik dan memberikan beban kerja yang berimbang.
2. Pemberian kewenangan dan rasa tanggung jawab yang tegas dan jelas
Setiap kerabat kerja atau karyawan sebaiknya diberi wewenang sepenuhnya untuk melaksanakan tugasnya dengan baik dan mempertanggung jawabkannya kepada atasan secara langsung.
3. Disiplin
Disiplin adalah kesedian untuk melakukan usaha atau kegiatan nyata berdasarkan rencana, peraturan dan waktu (waktu kerja) yang telah ditetapkan.
4. Kesatuan perintah
Setiap karyawan atau kerabat kerja hendaknya hanya menerima satu jenis perintah dari seorang atasan langsung, bukan dari beberapa orang yang sama-sama merasa menjadi atasan para karyawan/kerabat kerja tersebut.
5. Kesatuan arah
Kegiatan hendaknya mempunyai tujuan yang sama dan dipimpin oleh seorang atasan langsung serta didasarkan pada rencana kerja yang sama (satu tujuan, satu rencana, dan satu pimpinan).
Jika prinsip ini tidak dilaksanakan maka akan timbul perpecahan diantara para kerabat kerja/karyawan. Karena ada yang diberi tugas yang banyak dan ada pula yang sedikit, padahal mereka memiliki kemampuan yang sama.
Manajemen adalah proses pencapaian tujuan melalui kerja orang lain. Dengan demikian berarti dalam manajemen terdapat minimal 4 (empat) ciri, yaitu:
1. Ada tujuan yang hendak dicapai
2. Ada pemimpin (atasan)
3. Ada yang dipimpin (bawahan)
4. Ada kerja sama.
BAB 2
2.1 Fungsi dan Tujuan Manajemen
Keberhasilan suatu kegiatan atau pekerjaan tergantung dari manajemennya. Pekerjaan itu akan berhasil apabila manajemennya baik dan teratur, dimana manajemen itu sendiri merupakan suatu perangkat dengan melakukan proses tertentu dalam fungsi yang terkait. Maksudnya adalah serangkaian tahap kegiatan mulai awal melakukan kegiatan atau pekerjaan sampai akhir tercapainya tujuan kegiatan atau pekerjaan.
Pembagian fungsi manajemen menurut Menurut George R. Ferry (1990) dalam “Principles of Management”, proses manajemen terbagi menjadi :
• Perencanaan (Planning).
• Pengorganisasian (Organizing).
• Pengawasan (Controlling).
• Pelaksanaan (Activating).
2.2 Fungsi - Fungsi manajemen :
1) Fungsi perencanaan
Pada hakekatnya perencanaan merupakan proses pengambilan keputusan yang merupakan dasar bagi kegiatan-kegiatan ekonomis dan efektif pada waktu yang akan datang. Proses ini memerlukan pemikiran tentmg apa yang perlu dikerjakan, bagaimana dan di mana suatu kegiatan perlu dilakukan serta siapa yang bertanggungjawab terhadap pelaksanaannya.
2) Fungsi pengorganisasian
Fungsi Pengorganisasian dapat diartikan sebagai proses menciptakan hubungan-hubungan antara fungsi-fungsi, personalia dan faktor fisik agar kegiatan-kegiatan yang harus dilaksanakan disatukan dan diarahkan pada pencapaian tujuan bersama.
3) Fungsi pengarahan
Pengarahan merupakan fungsi manajemen yang mengarahkan
tindakan-tindakan agar betul-betul dilaksanakan. Oleh karena tindakan-tindakan itu dilakukan oleh orang, maka pengarahan meliputi pemberian perintah-perintah dan motivasi pada personalia yang melaksanakan perintah-perintah tersebut.
4) Fungsi pengkoordinasi
Suatu usaha yang terkoordinir ialah di mana kegiatan karyawan itu harmonis. terarah dan diintergrasikan menuju tujuan-tujuan bersama. Koordinasi sangat diperlukan dalam organisasi agar diperoleh kesatuan bertindak dalam rangka pencapaian tujuan organisasi.
5) Fungsi pengawasan
Fungsi pengawasan pada hakekatnya mengatur apakah kegiatan sesuai dengan persyaratan-persyaratan yang ditentukan dalam rencana. Sehingga pengawasan membawa kita pada fungsi perencanaan. Makin jelas dan lengkap serta terkoordinir rencana-rencana makin lengkap pula pengawasan.
BAB III
3.1 Kesimpulan
a. Organisasi merupakan suatu wadah tempat berkumpulnya orang-orang yang bekerjasama guna mencapai tujuan dan target yang telah ditentukan. Ada 3 unsur dalam organisasi antara lain : kumpulan orang, kerjasama, dan tujuan yang ingin dicapai. Unsur-unsur organisasi merupakan dalam satu kesatuan organisasi yang tidak dapat dipisahkan antara yang satu dengan yang lain.
b. Struktur organisasi adalah susunan dan hubungan antar bagian komponen dan posisi dalam suatu perkumpulan. Struktur organisasi menspesifikasikan pembagian aktivitas kerja dan menunjukkan bagaimana fungsi atau aktifitas yang beraneka macam dihubungkan sampai batas tertentu. Dan terbagi menjadi beberapa struktur yaitu:
1. Pembagian kerja ( division of work )
2. Pengelompokan pekerjaan (depertementalization )
3. Penentuan relasi antar bagian dalam organisasi ( Hierarchy )
4. Koordinasi ( coordination )
DAFTAR PUSTAKA
http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/08/teori-pengantar-manajemen-definisi.html
http://makalahmanajemenekonomi.blogspot.com/2011/03/makalah-pengantar-manajemen.html
Selasa, 10 Januari 2012
Kamis, 01 Desember 2011
Puisi Kembali
“Kembali”
Malam ini ku sendiri
Dingin dan gelap bersamaku
Ketika kututup mata
Kau seakan di sampingku
Tak biasa ku sendiri
Tak biasa tanpa dirimu
Mungkin salahku sendiri
Tak biasa ku melupakanmu
Kembali datang padaku
Diriku selalu merindukanmu
Di segenap waktu
Kembali datang padaku
Diriku masih mengharapkanmu
Seperti dulu
Setiap malam ku harapkan
Kau datang hadir di sini
Walau aku tahu itu
Hanya kudapat di mimpiku
Puisi Cinta Kamu
“Love You So Much”
Seutas senyummu gairahkan hatiku
Menjelang bias di binaran matamu
Inikah asa dari segumpal cinta. . ?
Lepas. . ! Tanpa gurauan hawa
Elegi dalam hati yang mendamba
Inikah asa dari segumpal kasih saiiank?
Lebih dari sebaris kata puitis
Onggokan rayu pun ‘kan kalah tanding
Vena darahku bahkan meronta
Kengkaulah. . nafas cintaku. .
Untukmulah. . . segala asaku. . .
Tempatkanlah asaku di sisi hatimu
Oh. . pujaan jiwaku. .
Milikilah keluguan kasihku
Untuk selimuti segenap rasamu
Cinta asa, dan segala keindahan ini. .
Hanya untukmu. . !
Puisi Kepergianmu
“Kepergianmu”
Disebuah terangnya malam
Kumenatap indahnya hamparan bintang di angkasa luas
Namun. . satu demi satu sang bintang pun mulai hilang
Membuat malamku yang indah menjadi kelam
Kata-kata manis yang penuh cumbu mesra
Telah keluar dari ucap bibirmu
Kini semua itu hanya harapan belaka
Yang hanya menjadikan belenggu hitam di diriku
Dan kini semua itu adalah dusta. .
Dusta yang kau tumpahkan pada diriku
Mengapa semua ini kau lakukan padaku? Mengapa?
Sungguh. . rasa rasa kecewa dan sesak menusuk di hati
Namun biarlah semua ini menjadi batu ujian dalam hatiku
Mungkin kau & aku tak ditakdirkan tuk bersatu
Biarlah semua hilang. . hilang terbawa sang waktu
Selamat tinggal. . Selamat tinggal impianku. . !!
Puisi Shadow
“Shadow”
I knew. .
That your heart was injured
I knew. .
That you were betrayed by him
I knew. .
That you were so angry with him
But please!!! Forget him. .
Forget all of bad memory about two of you
Now. . please look at me
And keep my promise!
I will always beside you, never leave you alone
Never ever make your heart injury. .
Never betray your LOVE
Just remember me!! Say my name when you miss me..
‘Cause I will come. . come to you
You My Love
Puisi Teruntuk
“Teruntuk”
Untuk hatiku. .
Mestinya kau tahu perasaan batinku
Harusnya kau mengerti sapaan kalbuku
Bergerak. . bergelora disaat kita berdua
Untuk bungaku. .
Ingin jemariku menuai kembangmu
Dan bibirku mengecap sarimu
Tetapi. . kumbang lain karibkupun
Menaruh hati padamu
Untuk cintaku. .
Biar ragaku melayang keangkasa lain
Tetapi jiwaku terpaku pada dirimu
Takkan usang dimakan sang waktu
Bersemi. . dan selalu bersemi. .
Demi cintaku. .
Kuharap kau’kan mengerti
Gejolak jiwa yang kulalui
. . Abadilah . .
Puisi Rasa
RASA
Kau. . yang selalu hadir mengusik hatiku
Di alam sadarku, di alam mimpiku
Kala sang surya terbit, kala rembulan bersinar
Kau. . hadir di lamunank, bertamu di alam mimpiku
Dapatkah? Rasa yang ada di hatuku ini
Kan terwujud jadi nyata
Ataukah itu hanya khayal yang dirajut benang-benang egoku
Mungkinkah? Dirimu yang selalu ku lamunkan
Yang selalu ku impikan
Kan jadi permaisuriku! ‘Kekasih hatiku’
Salahkah aku? Bila rasa yang selalu hadir di benakku kuungkapkan sekarang padamu. .
Tak sudikah sang takdir menyatukan aku denganmu
Kamu yang selalu kuimpikan, yang selalu kurasakan!
Mungkin aku seorang pemimpi, yang berjuang
Untuk mendapatkan “RASA” darimu
Sudikah engkau menjadi tamu di haru biru jalanku?
Kuharap langkah penaku dan kata dariku. . dapat membuatmu mengerti dan pahami,”RASA” dihatiku!!
Langganan:
Postingan (Atom)